Selasa, 02 Desember 2014

Tiada Akhir


Bingung sebenernya mau mulai dari mana,abis ini requestan dadakan gitu haha sebenernya gak di request buat bikin tulisan tentang ini anak, cuma dari pada bingung mau bikin apaan yaudah bikin tulisan aja deh yaaaaa hehe

Jadi gini tepat pukul 20:17 ada yang bbm gua gitu bilang kalo dia mau cerita, oke akhirnya gua langsung suruh dia buat cerita, ternyata dia mau ngasih tau kalo cowoknya dia itu abis ngepost blog yang isinya cerita tentang dia gitu dan dia pun ngasih tau blog cowoknya itu. Akhirnya gua cob abaca tuh tulisan cowonya.

Isinya lucu bangetttt soalnya disitu sih cowonya bisa dibilang nyeritain tentang awal mula deket sama sahabat gua ini detail banget bangetttt haha. Abis gua baca itu tulisan gua lanjut bbman lagi sama sahabat gua ini.
Lama banget kan dia baru ngebales bbm gua, gua kira dia udah tidur soalnya udah malem juga kan tuh, ehh gak taunya dia baru pulang dari salah satu mall sama temennya + pacarnya, huu pantes aja anteng bbm gua gak di read-read.

Akhirnya berlanjutlah perbincangan gua sama dia tentang sih cowoknya ini, dia juga cerita kalo hari minggu kemaren dia diajak kerumah cowoknya itu. Disitu dia ketemu sama ibu si cowoknya, terus dia bilang ibunya itu welcome banget sama dia malah sempet curhatan dadakan gitu ke dia.

Dari isi bbm yang gua terima, sahabat gua ini keliatan seneng banget soalnya ini baru pertama kalinya dia begini. Bisa kenal sama keluarga cowoknya langsung. Dan gua sebagai sahabatnya juga turut bahagia sama cerita yang suka dia share ke gua. Soalnya emang dari dulu tuh bisa di bilang kisah percintaan dia gak ada yang bener, sampe akhirnya dia nemuin sih cowok ini baru deh ada perubahan cerita tentang kisah percintaannya dia hehe.




Btw ini tulisan buat sahabat gua Oktiana Putri yang tepat pada hari ini dia sama cowoknya lima bulanan gitu hehe. Dari tulisan ini gua cuma mau bilang kalian baik-baik yah hubungannya, kalo ada masalah langsung di selesaiin baik-baik, jangan ada yang di tutup-tutupin, harus bisa saling mengerti, apalagi sekarang kalian udah punya kesibukan masing-masing.


Dan kenpa gua kasih judulnya kaya gitu soalnya gua berharap hubungan kalian tiada akhirnya hehe, pokoknya langgeng buat kalian berdua, terus bikin cerita yang bikin gua envy bangettttt kalo sih bantet satu ini pamer ke gua hahah. Love you lah pokoknya buat oti sih kutil bantet :p:*({})

Minggu, 14 September 2014

Aku Dan Rinduku



21 Agustus 2014 kamu tiba di tempat aku menuntut ilmu dan kamu mempunyai waktu satu minggu untuk berliburan disini sekaligus melepas rindumu kepadaku dan akupun tidak akan menyianyiakan waktu yang sangat singkat itu untuk tidak bertemu denganmu. Kita memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik mungkin pada saat itu.
-
-
-
Satu minggupun akhirnya usai. Tepat tanggal 27 Agustus 2014 pukul 14:50 kamu kembali ke Jakarta untuk melanjutkan rutinitasmu disana. Perasaanku saat itu sedih campur senang. Sedih tidak dapat mengantarmu pulang, Senang bisa mengabiskan waktu bersamamu dikota dimana aku menuntut ilmu.


Namun belum ada satu bulan kita tak bertemu rasa rindu itu menghampiri diriku. Sesak rasanya dada ini harus menahan rindu. Padahal kita selalu bertukar kabar melalui via bbm,line,ataupun telpon namun rasa rindu itu tetap saja melekat di dada ini dan membuatku sesak. Obat yang mujarab untuk menyembuhkan rasa sesak ini aku rasa hanyalah bertemu denganmu.



Perlu kamu ketahui aku merindukan kebersamaan kita yang sederhana saat menghabiskan waktu hingga bulan dan bintang menampakan dirinya. Aku merindukan perbincangan dimana saat kita membahasnya kita tertawa bahkan kita bisa saling berargumentasi untuk suatu hal yang tidak penting namun kita menyukai hal itu. Aku merindukan perilaku konyolmu semata-mata hanya untuk membuatku tersenyum. Aku merindukan suara nada yang keluar dari bibirmu. Dan yang paling penting dari semua itu adalah AKU MERINDUKAN DIRIMU.

Kamis, 04 September 2014

Tentang Diriku Menurut Pandangan Mereka

Kebanyakan orang tidak bisa menilai diri mereka masing-masing, begitu juga denganku, aku tidak bisa menilai diriku sendiri. Maka aku memutuskan untuk menyuruh beberapa orang yang menurutku mereka sudah mengenalku begitu jauh dan meminta mereka untuk memberi sebuah fakta tentang diriku. Dan ini beberapa fakta tentang aku :D









Rabu, 03 September 2014

Kecewa rasanya

Entah mau darimana aku mengungkapkan kekecewaanku ini, sulit rasanya untuk mempercayai hal ini terjadi. Ketika aku mengetahui hal yang seharusnya aku tau sejak aku masih dijakarta pada saat itu. Namun aku tidak menyesalinya aku mengetahui hal ini terlambat, lebih baik terlambat mengetahui hal ini dari pada tidak sama sekali mengetahuinya.
-
-
-
Awal mula aku mengetahui hal ini ketika kamu sedang main dirumahku dan pada saat kamu sedang mebersihkan dirimu dan hpmu kamu tinggal dikamarku entah mengapa tanganku dan pikiranku ingin sekali untuk mengecek hpmu. Ketika aku cek salah satu sosmedmu sungguh terkejut apa yang aku dapati saat itu. Aku berusaha menguatkan diriku agar aku tidak meneteskan air mata pada saat membaca salah satu chatmu dengan seorang yang dulu pernah menjadi bagian yang special dihidupmu. Aku benar-benar shock saat membacanya, semua kecurigaanku terhadapmu benar adanya. Kalian masih bertemu dan kalian masih menjalin komunikasi layaknya kalian masih “sepasang kekasih” entah kalian mempunya hati atau tidak, bisa-bisanya kalian melakukan itu di belakangku. Ketika aku berusaha untuk tidak mempermasalahkannya namun hati ini tidak dapat menahan rasa kecewa hingga akhirnya aku bercerita kepada dua teman baikku dan mereka memberiku saran untuk membicarakan hal ini kepadanya, dan akupun menurutinya.
       Malam itu kamu datang untuk menjelaskan semuanya, aku mendengarkan penjelasanmu hingga ada penjelasanmu seperti ini “ aku ngejaga perasaan dia “ , oh my god sulit rasanya percaya ketika kata-kata itu terlontar dari bibirnya, ingin rasanya aku berteriak sekencang-kencangnya karena dia tidak memikirkan perasaanku yang notabennya aku lah yang seharusnya kamu jaga perasaannya terlebih dulu dibandingkan dia yang notabennya disini sudah bukan siapa-siapa kamu lagi. Sedih,kecewa,ingin menangis semuanya menjadi satu. Setelah selesai menjelaskan aku berkata kepadanya “aku adalah tipe orang yang sulit untuk mempercayai siapapun ketika sudah dibohongi“ dan dia mengerti akan hal itu dan berjanji untuk mengembalikan kepercayaanku kembali kepadanya. Yah semoga saja hal itu benar adanya,sampai saat ini aku masih sulit mempercayai kenapa hal itu bisa terjadi.

            Aku berharap tidak ada lagi kebohongan di antara kita karena aku tidak ingin merasakan kekecewaan untuk kedua kalinya dan aku tidak ingin kamu merasakan yang namanya kekecewaan. Karena rasanya kekecewaan sungguh-sungguh membuat seseorang sulit untuk mempercayai hal sekecil apapun nantinya.

HAPPY FIRST ANNIVERSARY!!!!


      
Waktu berjalan begitu cepat hingga aku sulit percaya bahwa hubungan kita sudah mencapai satu tahun. Satu tahun yang lalu kamu mengungkapkan kata-kata yang menurutku itu hanyalah sebuah kata-kata biasa tetapi membutuhkan jawaban yang membuat otak aku harus berpikir berulang-ulang.

Ingatkah kamu pada malam itu, sehabis kita mengabiskan waktu berdua dengan menonton sebuah film disalah satu bioskop yang terkenal di Jakarta, kamu mengantarku pulang dan tidak seperti biasanya ketika kamu sudah mengantar ku hingga depan gang rumahku biasanya kamu langsung berpamitan untuk langsung pulang tetapi pada malam itu tidak, kamu malah menyuruhku untuk mendekatimu lalu sontak aku terkejut dengan apa yang kamu ucapkan. Sangking aku terkejutnya aku sampai-sampai bergurau sedikit untuk meyakinkanku apakah hal itu benar terjadi atau tidak, hemm pada akhirnya aku percaya bahwa malam itu memang nyata dan bukan mimpi. Kamu mengungkapkan hal yang dimana aku tidak mempercayainya. Aku tidak langsung menjawab pertanyaanmu melainkan aku menyuruhmu untuk pulang dan akan memberikan jawabannya secepat mungkin. Pada saat aku melanjutkan langkahku untuk menuju kerumah, aku terus berfikir jawaban apa yang akan aku berikan kepadamu nanti melalu pesan singkat. Setelah aku sampai rumah dan aku langsung meraih ponselku yang berada didalam tas untuk menanyakat sesuatu kepadamu, pertanyaan itu mungkin sering di lontarkan oleh kebanyakan wanita saat dia sedang berada diposisiku pada saat itu.

Aku pun mulai mengetik pesan singkat itu dan aku kirim kepadamu. Dan tidak berapa lama pesan singkatku pun langsung mendapat respon, sudah aku duga jawaban apa yang akan dia berikan. Sungguh jawaban yang kalsik sekali dan biasa menurutku pada saat itu. Dan tepat pada tanggal 10 Agustus 2013 pukul 23:10 kami resmi menjadi sepasang kekasih.

Seminggu kami menjalani hubungan kami pada akhirnya jarak harus memisahkan kami pada saat itu. Karena tepat tanggal 17 Agustus 2013 pukul 22:00 aku harus kembali ke Jogja untuk melanjutkan pendidikanku disana. Aku sempat berfikir bahwa hubungan kami akan berakhir tidak lebih dari satu bulan bahkan tidak sampai satu bulan, namun pikiranku salah hubungan kami berjalan baik bahkan sangat baik hingga bulan ke 4. Mengapa aku hanya bilang hingga bulan ke 4 karena memasuki bulan ke 5, 6, dan 7 kami menemui banyak sekali masalah. Aku tetap mempertahankan komitmen yang ada didalam diriku pada saat itu meskipun aku sudah tidak sanggup untuk melanjutkannya namun aku bersikukuh untuk tetap memperjuangkan hubungan ini.

Tepat di bulan ketujuh dan menurutku memang bulan itu adalah bulan suramnya hubunganku dengan dia, tepat tanggal 10 dibulan ke 7 aku mengirim pesan singkat seperti bulan-bulan biasanya ketika tanggal 10 sudah tiba. Aku terkejut ketika dia membalas pesan singkatku dan dari balasannya aku sudah tau apa yang ingin dia katakana memlalui via telepon.

Pagi itu tepat pukul 08:00 dia menelponku dan kami berbincang cukup lama pada saat itu, dia menanyatakan apakah aku sudah siap jika aku “ melangkah sendiri “, dan pertanyaan kedualah yang membuatku bingung untuk menjawabnya karena dia menanyakan “ ujungnya hubungan kami “. Setelah kami berbicara cukup panjang akhirnya dia memutuskan untuk masih mau melangkah bersamaku.
Setelah kami melewati bulan ke tujuh, puji Tuhan hubungan kami baik-baik saja bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya hingga saat ini.

Hingga akhirnya hubungan kami sudah memasuki satu tahun, yang dimana kebanyakan orang mengira bahwa LDR tidak mungkin bisa bertahan hingga satu tahun. Tetapi nyatanya kami bisa bukan hehe.
Walaupun banyak sekali rasa pahitnya hubungan kami dulu tapi kami tidak akan kalah begitu saja dengan rasa pahit itu bahkan sekarang hubungan kamu jauh lebih manis dari rasa gula pada umumnya. Tidak pernah lupa aku mengucap syukur dan terimakasih kepada Tuhan karena dia mengirimkan kamu sebagai pelengkap warna di dalam kehidupanku. Selalu ada untuk aku yah ju gimanapun kondisiku nantinya, jaga kepercayaan yang udah aku kasih ke kamu, jaga diri kamu seperti kamu menjaga keluargamu dan aku, maaf selama satu tahun hubungan kita, aku masih banyak kurangnya buat kamu dan kita tapi aku akan berusaha untuk yang terbaik buat kamu dan hubungan kita. Love you so much yang jauh disana namun selalu dekat di hati ini :D:*({})

Info aja seharusnya ini di posting pada tanggal 10 Agustus 2014 berhubung kemaren-kemaren sibuk jadinya baru sempet ngepostnya hari ini deh hehehe